Simak Cara Membuat Business Model Canvas

Dipublish Pada
November 14, 2022
Simak Cara Membuat Business Model Canvas

Apa itu Business Model Canvas?

Business Model Canvas atau BMC merupakan kerangka kerja yang dibuat sebagai bentuk strategi untuk membahas model bisnis yang akan dilakukan. BMC ini disajikan dalam bentuk kanvas yang mengandung elemen-elemen usaha di dalamnya. Dengan menggunakan Bussiness model canvas kamu bisa menerjemahkan konsep dan model usaha menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami. 

Bagaimana cara membuat Business Model Canvas? 

Business Model Canvas terdiri dalam 9 kotak yang mengandung elemen-elemen mendasar di dalamnya. Ada pun 9 elemen tersebut adalah diantaranya adalah:

  1. Customer Segments
    Kamu harus menentukan segmentasi pasar yang akan kamu ambil nantinya untuk menjadi target audience. Segmentasi pelanggan membantu kamu untuk melakukan penjualan usaha. Jika kamu bisa menyasar segmen pasar tetap maka dapat meningkatkan penjualanmu secara optimal. Tentunya dalam melakukan segmentasi pasar kamu harus terjun langsung ke lapangan untuk melihat kebutuhan dari tiap-tiap segmentasi yang ada, jika kamu sudah menemukannya maka kamu bisa mencari tahu lebih dalam detail tentang target pasarmu itu. Dalam menuliskan segementasi pasar kamu bisa mencari tahu latar berlakang mulai dari perilaku, kebiasaan, data demografis hinga persona dari target user kamu.
  1. Value Proposition
    Value Proposition atau proporsi nilai adalah elemen yang menjelaskan tentang nilai yang terkandung dari produkmu jualanmu. Dalam kolom value proposition dapat menuliskan hal-hal terkait bagaimana produk kamu tersebut bisa menjadi solusi untuk memecahkan suatu masalah. Kamu bisa memberikan informasi terkait keunggulan dan keuntungan dari produk yang di jual. Untuk melengkapi unsur ini pada kolom kanvas kamu bisa mengisikannya dengan manfaat dan hal-hal yang ditawarkan oleh produkmu untuk kustomer nantinya. Kamu bisa menjelaskan terkait nilai proporsi dari produkmu tersebut misalnya, apakah sebagai hal yang meringankan beban atau sebagai produk yang bisa memberikan keuntungan.
  1. Channels
    Channels merupakan saluran yang digunakan untuk bisa menyampaikan produk kamu ke pelanggan. Saat ini sudah tersedia berbagai saluran yang bisa kamu gunakan untuk membantu kegiatan bisnismu. Tak hanya melalui saluran fisik atau toko, saat ini juga tersedia saluran digital yang memanfaatkan teknologi dalam penggunaannya. Channels membantu kamu untuk mengoptimalkan penjualan kamu. Cara kamu memberikan produk atau layananmu ke kustomer memegang peranan penting dalam kegiatan berbisnis. Untuk itu kamu perlu memikirkan dan memilih channel apa yang paling sesuai untuk produkmu nanti.
  1. Revenue Streams
    Revenue Streams merupakan sumber pendapatan yang digunakan untuk kegiatan usaha. Dalam elemen ini kamu kamu perlu menentukan variabel-variabel pendukung dalam lingkup perekonomian bisnismu. Elemen Revenue Stream perlu dikelola secara maksimal agar dapat meningkatkatkan pendapatan dan memperlancar sistem keuangan yang baik. Terdapat berbagai macam jenis revenue stream diantaranya adalah investasi modal, sewa aset, pembayaran bulanan, dan lain sebagainya. Strategi untuk mendapatkan revenue stream ini perlu kamu pikirkan dengan matang agar kegiatan bisnismu dapat terus terjaga serta kamu mendapatkan profit yang maksimal.
  1. Key Resource
    Key Resource merupakan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan. Terdapat dua jenis yaitu sumber daya berwujud (tangible resources) dan sumber daya  tak berwujud (intangible resources). Adapun sumber daya tangible meliputi benda fisik (gedung, mesin, barang produksi, kendaraan, dll), sumber daya keuangan, tenaga kerja, serta organisasi. Sementara sumber daya intangible meliputi benda non-fisik (merek, paten, dan hak cipta), pengetahuan, inovasi, teknologi, dan juga reputasi.
  1. Customer Relationship
    Elemen ini berkaitan mengenai bagaimana perusahaan menjalin hubungan dengan pelanggannya. Perlu diingat bahwa setiap pelanggan memiliki karakteristik yang berbeda beda sehingga kamu harus menyusun strategi yang menarik agar hubunganmu dengan pelanggan dapat terjaga dengan baik dan pada akhirnya dapat menumbuhkan customer loyality atau loyalitas pelanggan.
  1. Key Activities
    Key Activities merupakan elemen yang berhubungan dengan aktivitas dan produktivitas bisnis. Elemen ini memiliki kesinambungan dengan elemen Value Proposition dimana untuk mencapai Value Proposition tersebut terdapat beberapa aktivitas yang dijalankan. Ada beberapa aktivitas yang harus dilakukan untuk menjalankan kegiatan bisnis. Terdapat 3 kategori Key Activities yang dapat kamu lakukan diantaranya adalah produksi, problem solving, dan juga platform jaringan.
  1. Key Partnership
    Elemen ini berkaitan dengan pemberlakuan kerjasama dengan rekan kerja lainnya. Penjalinan kerja sama denga  pihak ketiga atau Stake Holder ini berfungsi untuk membantu kamu dalam mengembangkan bisnis. Kamu bisa menentukan pihak ketiga mana saja yang mau kamu ajak untuk berkerja sama. Adapun dasar dasar dalam memilih mitra kerja sama diantaranya adalah menyesuaikan dengan visi misi dan kebutuhan perusahaanmu. 

 

  1. Cost Structure
    Cost Sturcture atau struktur biaya merupakan komposisi biaya yang akan digunakan untuk menjalankan bisnismu nanti. Elemen ini memiliki fungsi penting untuk menjalankan operasional kegiatan usaha dan dapat membantu untuk dapat mewujudkan value proposition. Dengan membuat struktur keuangan baik maka kamu bisa memetakan kebutuhan biayamu untuk kegiatan usaha secara efisien. Dengan membuat sturtu keuangan bisnsi kamu bisa membuat proyeksi keuangan untuk memantau bisnsimu dan membuat pengelolaan keuangan secara cermat untuk menghindari dan meminimalisir resiko kerugian nantinya.

Setelah mengetahui elemen-elemen tersebut kamu bisa membuat membuat rancangan bisnis yang lebih komprehensif. Pembuatan Business Plan ini berdasar pada Business Model Canvas yang telah dibuat. Kamu bisa memanfaatkan informasi-informasi dari tiap-tiap elemen yang telah kamu jabarkan sebelumnya kemudian mengolahnya untuk dijadikan bisnis plan. Di dalam Business Model Canvas ini kamu perlu menjelaskan informasi secara singkat, padat, dan jelas sehingga kamu bisa memindahkan informasi tersebut ke Business Plan kamu secara mudah dan mencakup poin-poin yang dibutuhkan.

✨
✨
✨

Siap Menjadi Sooltan?

Mulai langkahmu sekarang #SaatnyaJadiSooltan. Dapatkan kemudahan untuk mewujudkan usahamu secara digital.
Daftar Sekarang
Checklist
QRIS Gratis MDR 0%
Checklist
Upgrade Akun 1 Hari Jadi