Apa itu Unique Selling Point? Penting Untuk Usahamu!

Dipublish Pada
November 14, 2022
Apa itu Unique Selling Point? Penting Untuk Usahamu!

Sobat Sooltan, kamu tahu ngga sih dalam mengembangkan sebuah bisnis, ada satu hal yang kamu ngga boleh lewati lho! Yuk kenalan dengan apa itu USP (Unique Selling Point), apasih pentingnya, dan bagaimana cara mendefinisikan USP (Unique Selling Point)?

Dari terjemahannya, USP (Unique Selling Point) merupakan sebuah keunikan dari produk yang kamu tawarkan yang bisa menjadi poin plus diantara kompetitor kamu. Misalnya ketika kamu menjual produk berupa baju, USP (Unique Selling Point) yang kamu terapkan dapat berupa orisinalitas desain yang unik atau dibuat dengan bahan yang berkualitas.

Penting sekali lho memposisikan diri kamu berbeda dengan kompetitor lain. Jika pelanggan melihat semua produk sama saja, mereka tidak akan tahu produk mana yang tepat dan sesuai kebutuhan mereka. USP (Unique Selling Point) menjadi hal krusial dalam penjualan, terlebih jika pelanggan dihadapkan dengan banyak sekali opsi produk. 

Lalu, bagaimana mendefinisikan USP (Unique Selling Point) produk kita?

Kamu bisa mulai mendefinisikan poin-poin di bawah ini dalam menentukan USP  (Unique Selling Point) yaa Pengusaha Sooltan


  1. Siapakah target audience kamu?
    Dengan mengetahui siapa target audience kamu, kamu akan lebih bisa mengetahui kebutuhan dan keinginan mereka. Kamu juga bisa lebih paham karakteristik dan kebiasaan mereka dalam membeli sebuah produk.
  1. Siapakah Kompetitor kamu?
    Dengan menganalisis kompetitor kamu, kamu akan lebih aware dengan kompetitormu. Hal ini akan membantu kamu memahami kekurangan dan kelebihan baik dari sisi bisnis kamu sendiri maupun sisi kompetitor sehingga kamu dapat lebih mudah meningkatkan strategi bisnis.
  1. Apa masalah yang dihadapi dengan target audience?
    Dengan mengetahui pain point atau masalah yang dihadapi oleh target audience kamu, kamu akan lebih mudah merencanakan strategi apa yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Selain terkait dengan fitur dan produk, Pain point atau masalah dibagi menjadi beberapa macam, berikut adalah contohnya meliputi: 
  • Finansial 
    Target audience menghabiskan terlalu banyak uang untuk membeli produk, sehingga ingin menguranginya
  • Produktivitas
    Target audience menghabiskan terlalu banyak waktu untuk membeli produk, sehingga ingin menggunakan waktu mereka lebih efisien
  • Dukungan atau support
    Target audience tidak mendapatkan dukungan sales representative yang baik dalam perjalanan mereka untuk membeli sebuah produk
  1. Solusi apa yang bisa kamu tawarkan dengan produk kamu untuk target audience?
    Setelah mengetahui masalah yang dialami oleh target audience, kamu bisa lebih mudah dalam merumuskan solusi yang bisa kamu tawarkan kepada mereka. Solusi dapat berupa fitur, kualitas produk, hingga dukungan atau support yang kamu berikan kepada pelanggan kamu ya, Sobat Sakoo. 

Setelah membaca artikel ini, kita belajar lebih banyak tentang USP (Unique Selling Point) yang gaboleh kamu lewatkan dalam berbisnis ya Pengusaha Sooltan! Oleh karenanya, kalau produk kamu ingin terlihat unik dan menonjol, jangan lupa mendefinisikan USP (Unique Selling Point) produk kamu ya! 

✨
✨
✨

Siap Menjadi Sooltan?

Mulai langkahmu sekarang #SaatnyaJadiSooltan. Dapatkan kemudahan untuk mewujudkan usahamu secara digital.
Daftar Sekarang
Checklist
QRIS Gratis MDR 0%
Checklist
Upgrade Akun 1 Hari Jadi